Kamis, 21 April 2016

Tips Agar si Kecil Mau Berjilbab

Menutup aurat memang belum menjadi kewajibab bagi anak-anak tapi alangkah baiknya jika kewajiban tersebut kita perkenalkan sedari kecil. Agar begitu masuk masa baligh (pada anak perempuan berlangsung lebih awal yakni 9-12 tahun saat mereka terkena hukum syara' mereka sudah tidak asing lagi bahkan dengan senang hati melaksanakannya.

 Rasulullah SAW bersabda:
"Perintahkan anakmu sholat pada usia 7 tahun, dan bila telah berusia 10 tahun pukullah bila ia mengabaikannya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Daruquthni)

Sama halnya dengan kewajiban sholat, ibadah wajib lainnyapun sebaiknya kita perkenalkan atau bahkan dibiasakan sedari kecil. Seperti kewajiban menutup aurat untuk anak perempuan. Dan inilah salah satu cara orang tua untuk menyelamatkan keluarganya dari siksa api neraka sebagaimana Allah Swt berfirman : Wahai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat kasar dan keras yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang yang diperintahkanI" (At-Tahrim: 6)

Agar si kecil mau berhijab sedari kecil. berikut ini beberapa cara agar ia mau melakukannya dengan senang hati:

1. Keteladanan.
Keteladanan dari orang tua memang sangat berpengaruh bagi anak, karena biasanya anak akan mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya.

2. Pembiasaan Sederhana.
Pembiasaan memakai jilbab bisa dilakukan saat anak ingin pergi bersama teman. Pembiasaan awal memang agak sulit tapi ketika kita yakin bisa, insya Allah akan dimudahkan. Cara sederhana adalah ajak si kecil main tapi kita harus ingatkan bahwa kita akan main ke luar jadi harus pakai kerudung. Begitu seterusnya setiap kali akan pergi main ke luar. Setiap kali akan pergi kita tanya dulu. "De, kita mau pergi, kerudungnya mana?"

3. Tidak memaksa. Ketika si kecil sudah senang memakai kerudung saat bermain kemudian ia membukanya karena merasa gerah, sebaiknya kita tidak memaksa agar ia tidak melepasnya. biarkan ia membuka kerudungnya. Setelah ia merasa sudah nyaman, baru kita mulai mengingatkannya. Ingatkan dengan cara sederhana, "De, kita pakai lagi yu kerudungnya, biar disayang Allah.". Meskipun belum mengerti insya Allah ia akan mau memakai dengan suka rela.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar